hingga akhir waktu
hembus angin selalu saja berbisik,
kata-kata cinta terlalu berirama,
sudah lelah sekali,
lelah sekali!
ingin aku bertandang,
sudah lelah sekali,
lelah sekali!
ingin aku menghempas,
tersungkur penuh-penuh,
menggelepar penuh-penuh,
berdamai memeluk-Mu
Sesekali, jika mungkin, begitu ingin aku membelah diriku. Memberikan belahannya untuk-Mu, hanya pada-Mu.
ditulis 2005-03-15 17:47:40, dan dibaca 226 kali
belum ada komentar
|