Bahkan...
Seandainya air mata masih tersisa
Duka ini semakin saat hambar
Begitu ingin larut dan teraduk
Lalu hilang begitu saja
Bahkan angin, mencabik-cabik tubuhku
Rumput ilalang, kini menusuk kakiku
Dahan-dahan mencambukku
Dan air... ahhh... air... pun larutkanku
*
Selama Kau... Kau, Freebird! Selama Kau kenapa... biar saja aku terluka... semoga Kau, lalu aku kan baik-baik saja...
ditulis 2005-07-10 20:19:26, dan dibaca 106 kali
belum ada komentar
|